Semua orang pasti pernah dong ngerasa suka atau mengagumi orang ataupun barang. Apa yang saat itu kita rasakan? Ingin dekat, memiliki Iataupun sekadar menyentuh. Banyak hal yang akan dilakukan untuk melampiaskan perasaan seperti itu ,bahkan terkadang cenderung menghalalkan segala cara. Seperti melakukan hal buruk, atau sampai menyakiti bahkan merusak. Terkadang kita dibutakan dengan beberapa hal yang berkilau diluar. Beberapa papran diatas sedikit menyinggung tentang perasaan suka yang berlebihan atau terkadang orang menyebutnya cinta. Hanya beranggotakan lima huruf sederhan yang dirangkai menjadi satu kata yang sangat bermakna dan memiliki definisi yang sangat luas dan beraneka ragam.
Sebenarnya apa sih cinta itu? Kenapa? Mengapa? Bagaimana? Milik siapa? Dan untuk apa? Pastinya banyak kata Tanya yang berkecambuk dipikiran kita saat mendengar kata ajaib itu. Hal yang cukup membingngkan apa lagi dimasa-masa kita ini, masa beranjak dewasa, mencari identitas diri dengan keadaan yang bisa dibilang sangat labil serta rawan. Sebenarnya sampai sekarang nggak ada satupun definisi dari kata cinta yang dapat merangkum arti serta makna sebuah kata yang kita sebut cinta.
Cinta sejatinya berbeda dengan suka. Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut. Sedangkan suka adalah perasaan yang lebih sering dialamatkan ke sebuah benda atau obyek yang tak hidup.
Cintalah yang menyatukan banyak hal yang berbeda menjadi satu. Banyak orang berspekulasi bahwa cinta itu menyakiitkan, but sebenarnya hal itu adalah pesrepsi yang salah karena cinta itu adalah anugerah yang indah yang diberikan oleh TUHAN kepada seluruh umatnya didunia ini tanpa kecuali. Seandainya cinta itu menorehkan luka jadikanlah luka itu sebagai awal suka yang akan abadi.
Saat kita mencintai seseorang itulah titik dimana kita belajar bagaimana berkorban dengan cara memberi ataupun menghargai pemberian dari bentuk rasa sayang dari orang lain. Cinta sendiri identik dengan rasa memiliki but sebenarnya cinta itu tidak harus memiliki guys cause saat kita mencintai orang lain kia akan merasa senang saat orang yang kita cintai bahagia disisi orang lain, bukan disisi kita.
Banyak petuah-petuah tentang cinta. Cinta berlandaskan akan kesetian, saling pengertian, serta saling mengisi kekurangan satu sama lain. Itulah sejatinya cinta. Tak hanya mencintai pasti akan Lebih bahagia dicintai daripada mencintai tapi akan lebih sempurna lagi jika kita bisa mencintai dan dicintai oleh orang yang kita cintai.
Sebenarnya apa sih cinta itu? Kenapa? Mengapa? Bagaimana? Milik siapa? Dan untuk apa? Pastinya banyak kata Tanya yang berkecambuk dipikiran kita saat mendengar kata ajaib itu. Hal yang cukup membingngkan apa lagi dimasa-masa kita ini, masa beranjak dewasa, mencari identitas diri dengan keadaan yang bisa dibilang sangat labil serta rawan. Sebenarnya sampai sekarang nggak ada satupun definisi dari kata cinta yang dapat merangkum arti serta makna sebuah kata yang kita sebut cinta.
Cinta sejatinya berbeda dengan suka. Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut. Sedangkan suka adalah perasaan yang lebih sering dialamatkan ke sebuah benda atau obyek yang tak hidup.
Cintalah yang menyatukan banyak hal yang berbeda menjadi satu. Banyak orang berspekulasi bahwa cinta itu menyakiitkan, but sebenarnya hal itu adalah pesrepsi yang salah karena cinta itu adalah anugerah yang indah yang diberikan oleh TUHAN kepada seluruh umatnya didunia ini tanpa kecuali. Seandainya cinta itu menorehkan luka jadikanlah luka itu sebagai awal suka yang akan abadi.
Saat kita mencintai seseorang itulah titik dimana kita belajar bagaimana berkorban dengan cara memberi ataupun menghargai pemberian dari bentuk rasa sayang dari orang lain. Cinta sendiri identik dengan rasa memiliki but sebenarnya cinta itu tidak harus memiliki guys cause saat kita mencintai orang lain kia akan merasa senang saat orang yang kita cintai bahagia disisi orang lain, bukan disisi kita.
Banyak petuah-petuah tentang cinta. Cinta berlandaskan akan kesetian, saling pengertian, serta saling mengisi kekurangan satu sama lain. Itulah sejatinya cinta. Tak hanya mencintai pasti akan Lebih bahagia dicintai daripada mencintai tapi akan lebih sempurna lagi jika kita bisa mencintai dan dicintai oleh orang yang kita cintai.
Komentar
Posting Komentar